Jumat, 25 Oktober 2013

Jika Harus Menjadi Wanita



Jika Harus Menjadi Wanita

Sri Rachmawati

            Membidik tentang wanita memang selalu menawan dan penuh keasyikkan. Tak pernah sepi headline di surat kabar mengabarkan seluk beluk wanita. Mulai dari keberhasilannya sampai carut marut perlakuan laki-laki terhadap wanita atau bahkan perselisihan antar wanita itu sendiri. Menarik sekaligus kadang memprihatinkan menjadi seorang wanita.
            Seorang wanita yang akhirnya mencapai gelar akademik yang  tinggi sebagai pengakuan atas  prestasi keilmuannya merupakan puncak kebahagian bagi yang berkarir diluar rumah. Menjadi general manager di suatu perusahaan terkemuka bahkan menjadi presiden-pun dapat dilakoni oleh wanita. Wanita-pun bisa melakukannya dengan baik dan bertanggung jawab. Pengakuan atas prestasi wanita terus menggaung dipenjuru dunia. Jika di masa lalu wanita selalu tak berdaya dengan norma-norma kuno yang selalu menghantui, namun sekarang nyatanya mereka mampu memberi kontribusi nyata bagi kemaslahatan masyarakat. Sebut saja sebagai contoh, wakil rektor Universitas Bina Darma yang akhirnya mencapai gelar Doktor-nya dengan perjuangan yang dilakukan selama ini. Penulis menyampaikan selamat dan kagum atas keberhasilan beliau.
            Kekuatan wanita dapat membuat perubahan dunia menjadi lebih cerah dan indah. Dengan memiliki kodrat menjadi pendamping laki-laki tak membuat wanita menjadi kerdil, karena banyak hal yang dapat dilakukan untuk kemaslahatan umat manusia. Memang tak menutup telinga dan mata, banyak stigma yang memperlakukan wanita seolah mahluk yang tak dapat berbuat apapun buat kemajuan bangsa. Dengan kecerdasan akademik dan emosional-nya, wanita-pun berhasil membuang stigma yang tak sedap itu dengan karya yang nyata.
Jika harus menjadi wanita, bangkitkan terus semangat untuk memperjuangkan sesuatu yang diyakini memiliki nilai kebaikan   . Jika harus menjadi wanita, belajarlah untuk berproses mencerdaskan kemampuan akademik dan emosional  sehingga dapat dibagikan kepada masyarakat. Kecerdasan akademik dan emosional harus menjadi sebuah paket yang tak boleh dipisahkan untuk menjadi wanita yang elegan. Jika harus menjadi wanita, jadilah wanita yang dengan kecerdasannya dapat menyemai hal yang baik kepada warga bangsa. Semoga.....

Tidak ada komentar:

Posting Komentar